Share

Tahukah Anda, Bentuk Pelangi Sebenarnya Lingkaran Loh

Yusuf Emar, Jurnalis · Kamis 26 Januari 2023 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 26 56 2753315 tahukah-anda-bentuk-pelangi-sebenarnya-lingkaran-loh-2aj7fcyID4.jpg Ilustrasi Pelangi. (Foto: Shutterstock)

PELANGI memang lazim terjadi setelah hujan, pelangi pun terbentuk karena adanya pembiasan dari matahari. terjadi proses pembiasan, cahaya akan dibelokkan dan berpindah tempat dari arah lain satu medium ke medium lainnya

Biasanya pelangi akan berbentuk busur atau setengah lingkaran. Tapi tahukah Anda jika sebenarnya bentuk pelangi asli adalah lingkaran penuh? Menurut seorang ilmuwan riset di National Center for Atmospheric Research di Boulder, Colorado, Michael Kavulich pelangi sebenarnya memiliki bentuk lingkaran penuh.

Seperti dilansir dari Live Science, Michael menyebut pelangi terbentuk sebagai lingkaran penuh ketika sinar Matahari melewati tetesan hujan pada sudut yang tepat tapi hanya sebagian lingkaran saja yang terlihat oleh kita karena permukaan Bumi menghalangi sisa cahayanya.

Ia mengatakan bahwa berapa banyak bagian pelangi yang terlihat tergantung pada di mana mana manusia melihatnya dan seberapa banyak permukaan tanah yang menghalanginya. Kehadiran pelangi juga disebut tergantung pada pembiasan, yaitu bagaimana cahaya dibelokan, dan refleksi cahaya yang memantul kembali.

Pelangi

"Sebagian besar cahaya yang memasuki tetesan hujan bulat akhirnya dibiaskan pada sudut yang hampir sama, dan jika cahaya itu juga dipantulkan sekali dari belakang tetesan hujan, sudut ini akan menjadi sekitar 40-42 derajat dari arah datangnya cahaya," kata Michael.

Ya, tetesan air hujan sebenarnya berbentuk bulat, bukan berbentuk tetesan air mata. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration,bcahaya mulai membelok, atau membiaskan, saat memasuki tetesan hujan karena air lebih padat daripada udara. Cahaya terus berjalan hingga mencapai bagian belakang rintik hujan.

Ini adalah fase di mana cahaya memantul dari belakang. Sekarang dalam perjalanan keluar dari rintik hujan, cahaya membiaskan sekali lagi dan kemudian memisah menjadi warna ikoniknya. Karena tetesan hujan berbentuk bola, mereka memantulkan cahaya dalam bentuk kerucut.

Follow Berita Okezone di Google News

Dan apa yang ada di ujung kerucut? Itu adalah sebuah lingkaran. Jadi, pelangi tetaplah akhir dari sesuatu. Kemampuan seorang pengamat untuk melihat pelangi bergantung pada posisi mereka dalam kaitannya dengan matahari. Yang terlihat adalah cahaya yang dibiaskan dan dipantulkan pada sudut tertentu seperti yang disebutkan Michael.

Agar hal ini terjadi, bayangan kepala pengamat harus ditempatkan tepat di seberang Matahari (tanpa terhalang awan) agar bisa berada di tengah lingkaran, meski seluruh lingkaran tidak terlihat. Beginilah cara mereka melihat cahaya yang dibiaskan dan dipantulkan melalui tetesan air hujan tepat di depan mereka.

"Karena itu, jika Anda bergerak, pelangi juga bergerak, selalu berada di tempat yang sama di langit relatif terhadap mataharim Kamu hanya bisa melihatnya berubah jika kamu melihat dalam jangka waktu yang lama, saat matahari terbit atau terbenam di langit," lanjut Michael menjelaskan.

Jendela pesawat mungkin juga menjadi pilihan terbaik untuk melihat apakah pelangi berbentuk lingkaran, meskipun ini juga sulit karena pelangi biasanya akan terhalang oleh banyak objek lainnya, seperti gunung atau gedung pencakar langit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini